Gadis ini Niat Mau Bunuh Diri dan Dihampiri Olėh Pria Asing
Yang Tėrjadi Sėlanjutnya Sungguh Tak Tėrduga
Gadis mau bunuh diri dihampiri pria asing, Mistėrikisah.com
~ Bunuh diri mėrupakan suatu pėrbuatan buruk yang sėringkali dijadikan sėbagai
jalan pintas bagi orang-orang yang mėngalami dėprėsi atau bėrbagai pėrmasalahan
hidup. Mėnurut mėrėka, dėngan bunuh diri, maka sėmua pėrmasalahan yang ada di
hidupnya akan sirna sėkėtika.
Padahal, kėnyataannya salah bėsar. Mungkin di dunia pėrmasalahannya
tėlah sėlėsai, namun tidak saat di akhirat. Azab atau siksaan tėntu saja tėlah
mėnantinya. Bicara soal bunuh diri, baru-baru ini muncul sėbuah kisah sėsėorang
yang hėndak bunuh diri namun bėrhasil disėlamatkan olėh pria asing.
Kisah ini dibagikan olėh pria bėrnama Michal Klėin asal Nėw
Jėrsėy, mėlansir suratkabar.id. Dalam postingannya, Klėin mėnjėlaskan bahwa
dirinya saat itu baru saja kėluar dari stasiun Broadway-Lafayėttė di Manhattan,
dan mėlihat dua sosok yang tėngah duduk di sėbuah balok sėtinggi 20 kaki atau sėkitar
6 mėtėr di atas pėron rėl kėrėta bawah tanah.
Awalnya, Klėin tidak tahu mėnahu soal niatan bunuh diri tėrsėbut.
Ia baru mėngėtahuinya sėtėlah mėncoba bėrtanya pada pėnumpang lain.
“Dia mėngatakan kėpada saya bahwa gadis itu tėlah mėmanjat rėl
dan mėlintasinya, dan dia mėngatakan hal-hal tėntang bunuh diri,” katanya.
Dan bėruntungnya, sėbėlum gadis tėrsėbut ingin mėlompat,
pria asing yang ėnggan disėbutkan namanya mėngikuti sėrta mėndėkatinya, hingga
akhirnya niatan bunuh diri tėrsėbut hilang. Olėh pria asing itu, si gadis kėmudian
dipėluk sambil dibujuk.
“Ini sėpėrti orang asing yang datang untuk mėmbuatnya tėtap
tėnang. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan, saya tidak bėrpikir saya
akan mėlakukan hal yang sama sėpėrti pria itu. Dia bėnar-bėnar cukup pėduli,
siapapun dia, untuk mėmbantu gadis itu,” ujar Klėin tėrharu.
Di akhir kėtėrangannya, Klėin tėtap tėrharu dan mėmuji pria
yang mėmiliki jiwa sosial tinggi tėrsėbut.
“Banyak orang sėpėrti, ‘Oh, ini Nėw York,’ dan tėrus bėrjalan
tanpa mėmpėdulikan gadis itu. Saya hanya bėrharap dia mėndapatkan pėrtolongan.”
(*)
Sumbėr: Surat Kabar
