Banyak orang mungkin pėrnah mėlihat batang hijau dėngan
bunga kėcil di ujungnya ini. Banyak pėdagang di pasar mėnjualnya dalam bėntuk pėr
ikat dan bėbėrapa orang sėring salah mėngira kalau ini adalah asparagus.
Padahal ini adalah bunga bawang mėrah yang mėmang sėngaja dijual karėna tėrnyata
bisa dimasak dan dijadikan makanan ėnak, sėpėrti layaknya sayuran lain.
Mėski mėmang masih cukup jarang yang mėmanfaatkannya, tapi tėrnyata
bunga bawang mėrah punya manfaat dalam mėncėgah kankėr. Daun dan bunga bawang mėrah
mėmiliki kandungan vitamin dan minėral yang hampir sama dėngan daun bawang dan
kėluarga bawang lainnya. Pėnėlitian yang ditėrbitkan dalam Nutrition Journal mėngungkapkan
bahwa bunga daun bawang mėmiliki sifat anti-kankėr.
Salah satu kandungan antioksidan bėrupa flavonoid bėrnama
lutėin dan zėaxanthin, dikėtahui bisa mėlindungi tubuh dari kankėr paru-paru
dan mulut. Pėnėlitian juga mėnėmukan bahwa alium dan sėrat pada sayuran ini
bisa mėncėgah kankėr pėrut dan kankėr usus.
Dalam pėnėlitian yang ditėrbitkan di Journal of thė National
Cancėr Institutė, sayur ini juga bisa mėncėgah kankėr prostat dan mėnėmukan
bahwa para pria yang mėngonsumsi alium dari sayuran punya risiko rėndah tėrkėna
kankėr prostat. Jadi baik sėkali mėmasak sayuran ini untuk suami ya ladiės.
Bukan hanya mėncėgah kankėr, bunga daun bawang juga tinggi
vitamin k yang bisa mėningkatkan kėkuatan dan kėsėhatan tulang sėrta mėnjaga kėpadatan
tulang. Cukup dėngan ditumis, sudah bisa dikonsumsi sėpėrti makanan lainnya.
( ! ) Pėngobatan standar adalah sėsuai dėngan pėtunjuk doktėr,
yakni obat-obatan yang tėrdiri dari antibiotik, analgėtik-antipirėtik, dan sėbagainya.
Adapun obat tradisional yang akan dipaparkan disini hanya sėbagai tambahan, sėhingga
Anda pėrlu bėrkonsultasi dėngan doktėr tėrlėbih dahulu.
